membuat trik trik di daerah pinalti merupakan tugas

KomandanKorem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., memberikan pengarahan kepada anggota Satgas Yonif 742/SWY dan anggota Korum 742/SWY yang akan melaksanakan tugas pengamanan di perbatasan RI-RDTL, bertempat di Lapangan Yonif 742/SWY, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (30/3/2017). KBRNEnde: Ombudsman RI Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sikka untuk membahas kewajiban penyelenggara layanan menyusun dan menetapkan standar pelayanan sesuai amanah Undang-undang Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik. Kepada RRI, dalam 0312.2017 Penjaskes Sekolah Menengah Atas terjawab Membuat trik-trik di daerah pinalti merupakan tugas A. Pemain tengah B. Pemain belakang C. Penjaga gawang D. Wasit E. Pemain depan 2 Lihat jawaban Iklan Jawaban 3.7 /5 33 ikhsanlager D. Wasit Maaf kalau salah Iklan Jawaban 4.8 /5 14 ruqoyyah21 pemain depan.. maaf klu slh Iklan KBRN Palangka Raya: Semua elemen bangsa memiliki kewajiban untuk bela negara. Hal tersebut yang diingatkan dalam peringatan ke-71 Hari Bela Negara yang jatuh tepat pada 19 Desember 2019. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah, Agus Pramono, usai DAERAHPINALTI Daerah Pinalti ditandai pada masing-masing ujung lapangan sebagai berikut : - Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang. - Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Vay Tiền Online Từ 18 Tuổi Bankso Vn. ilustrasi Cara Mengutip dari Buku untuk Tugas Akhir. Unsplash/Sincerely menyusun tugas akhir, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menyajikan hasil studi yang memuaskan, tetapi juga tahu cara mengutip dari buku untuk tugas dari buku Mudah Membuat Referensi & Bibliografi, Rudy Agung Nugroho 2015, tujuan menulis kutipan adalah untuk memberikan pengakuan karya cipta kepada penulis yang dirujuk, menghindari plagiarisme, dan memberi kesempatan kepada pembaca untuk menemukan kembali sumber yang ingin mengutip tulisan dari karya orang lain perlu mengetahui dan memahami caranya. Cara mengutip terdiri dari kutipan langsung dan tidak Mengutip dari Buku ilustrasi Cara Mengutip dari Buku untuk Tugas Akhir. Unsplash/Sincerely tidak boleh dilakukan secara sembarangan, melainkan harus memperhatikan kaidah tertentu. Berikut adalah cara mengutip dari buku untuk tugas akhir para mahasiswa 1. Cara mengutip buku dengan kutipan langsungCara pertama mengutip buku dapat dilakukan dengan mengutip langsung. Kutipan langsung adalah kutipan yang sama ejaan dan bahasanya dengan sumber mengutip langsung dari sebuah buku dapat dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain kutipan langsung kurang dari 4 baris dan kutipan langsung lebih dari 4 metode kutipan buku yang dikutip langsung kurang dari 4 baris, kutipan harus ditulis di antara tanda kurung, dimulai dengan nama belakang dalam daftar pustaka, koma, tahun penerbitan, titik dua ditambah spasi, dan diakhiri dengan nomor Cara mengutip buku dengan kutipan yang tidak langsungCara mengutip buku selanjutnya bisa dilakukan secara tidak langsung. Kutipan tidak langsung mengacu pada kutipan yang tidak persis sama dengan teks penanya hanya mendapatkan gagasan utama dari sumber yang dikutip, dan kemudian menulis ulang dalam bahasanya pengutipan adalah kutipan tidak langsung, yaitu kutipan menyatu dengan teks utama, spasi antar baris kutipan digandakan, kutipan tidak dikutip/tanda petik ganda “…”, kemudian sumber kutipan kutipan dalam tugas akhir adalah untuk memperkuat argumen yang dikemukakan, sebagai landasan teori, dan penjelasan atas suatu penting untuk menyadari bahwa mengutip sumber dengan tepat tidak hanya merupakan etika akademis yang baik, tetapi juga langkah krusial dalam membangun kredibilitas karya ilmiah mahasiswa itu sendiri. Keterampilan dalam mengutip sumber bukanlah hal yang dapat diabaikan. Ini adalah fondasi dalam komunikasi ilmiah yang efektif dan bertanggung jawab. hen Apa tujuan penulisan kutipan? Bagaimana cara pengutipan tidak langsung dari buku? Dalam bulu tangkis, jika kok sevis menyentuh net dan masuk, yang terjadi adalah A. Nilai untuk lawan B. Servis diulang C . Kok dianggap masuk D. Kok mati E. Pindah servis 56 dipakai sebagi daerah serang ditandai pada masing-masing ujung lapangan. Berbentuk seperenam lingkaran yang disesuaikan denagn ukuran lapangan, panjang radius maksimal ditarik sebagai pusat di luar dan masing-masing tiang gawang harus kurang dari 1 m dari garis samping. 3. Titik penalti berjarak 5 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama dan terletak pada garis daerah penalti. 4. Daerah 5 detik. Didalam daerah pinalti masih terdapat daerah 5 detik yaitu daerah dimana pemain dilarang berada didaerah ini selama lebih dan 5 detik. Daerah 5 detik berada pada garis gawang berbentuk persegi panjang, garis yang sejajar degan garis gawang sepanjang m dari tiang gawang dan garis yang sejajar dengan garis lapangan sepanjang m. 5. Daerah tendangan sudut terletak pada setiap sudut lapangan bagian dalam, berupa seperenam lingkaran dengan radius 25 cm. 6. Titik tendangan awal atau kick off. Titik ini berada ditengah dengan garis sarang berhadapan dengan garis gawang. b. Bola 1. Bola harus bulat 2. Bola yang digunakan adalah bola dengan ukuran keliling bola minimal 62 cm dan maksimal 64 cm. 3. Bola yang digunakan pada bermain bola enam gawang ini hanya menggunakan 1 bola, sehingga siswa yang tidak ikut bermain di 57 lapangan cenderung pasiftidak bergerak. Diharapkan bola disesuaikan dengan jumlah siswa serta tidak harus menggunakan bola standar atau bola dari kulit. Dalam ini dapat menggunakan bola yang terbuat dari palstik atau bola standart yang di kurangi tekanan anginya. c. Gawang 1. Gawang yang digunakan dalam bermain bola enam gawang berbentuk persegi panjang. 2. Ukuran gawang yaitu dengan panjang gawang 100 cm dan lebar gawang 80 cm. 100 cm Gb. 9 Gawang bermain bola enam gawang setelah direvisi d. Perlengkapan pemain 1. Memakai pakaian atau seragam olahraga. 2. Memakai celana olahraga pendek. 3. Memakai kaos kaki. 4. Memakai sepatu olahraga tampa pull. e. Jumlah pemain 1. Bermain bola enam gawang dimainkan oleh 2 tim. 58 2. Setiap tim terdiri dan 8 orang pemain tanpa penjaga gawang. 3. Jumlah pemain pengganti sebanyak 2 orang. 4. Penggantian pemain dapat dilakukan pada saat berhenti bola mati f. Wasit 1. Bermain bola enam gawang dipimpin oleh dua orang wasit. 2. Wasit mempunyai wewenang untuk mengawasi jalannya bermain bola enam gawang 3. Wasit pertama bertugas untuk mengawasi jalanya berada di dalam lapangan. 4. Wasit kedua hanya mengawasi daerah serang dan berada di belakang gawang 5. Masing-masing wasit mempunyai kedudukan masing-masing sesuai tugasnya. g. Lama dan tendangan permulaan 1. Lama a. Lama dibagi daam 2 babak, tiap babak terdiri dari 20 menit. b. Waktu istirahat adalah 5 menit. 2. Tendangan permulaan kick off a. Untuk memulai selalu dimulai dengan tendangan permulaan. Tendangan permulaan dilalukan dengan katentuan semua pemain bebas berposisi dimana saja. b. Tendangan permulaan dilakukan oleh dua orang pemain dimana letak tendangan permulaan berada di daerah permulaan . 59 c. Jika terjadi gol, maka dihentikan dan dimulai kembali melalui tendangan permulaan. h. Cara mencetak gol 1. Suatu gol dicetak jika bola seluruhnya melampaui garis gawang antara kedua tiang gawang dan dibawah palang gawang 2. Dalam bermain bola enam gawang karena menggunakan enam gawang dan menggunakan enam daerah untuk menyerang dan bertahan. Apabila tim bertahan berhasil merebut bola dari tim penyerang, maka tim bertahan tersebut berganti menjadi tim penyerang. Tapi bila tim penyerang sudah memasuki daerah serang dan tim bertahan berhasil merebut bola dan dapat menjadi tim penyerang dengan syarat bola yang sudah dikuasai dibawa keluar dahulu melewati daerah pinalti dan tim itu berhak untuk mencetak gol. Tidak diperbolehkan langsung memasukkan bola apabila tim bertahan belum membawa bola keluar melewati daerah serang. Kemudian tim yang semula menyerang secara otomatis menjadi tim bertahan yang melindungi gawang agar tidak kemasukan gol. 3. Dalam bermain bola enam gawang tidak ada offside. 4. Tim yang mencetak jumlah gol terbanyak sdama pertandingan adalah pemenang pertandingan. i. Tendangan hukuman tendangan pinalti 1. Hukuman tendangan pinalti diberikan kepada tim bertahan yang melakukan pelanggaran di dalam daerah serang. 60 2. Hukuman tendangan diberikan bila seorang pemain setelah melakukan pelanggaran tidak segera minta maaf dengan pemain yang dilanggar dengan cara bersalaman atau berjabat tangan. 3. Hukuman tendangan pinalti diberikan apabila tim melakukan pelanggaran 5 x dan sesudahnya, pergantian babak pelanggaran dihitung dari nol lagi. 4. Tendangan pinalti dilakukan di daerah setengah lapangan dimana jarak daerah pinalti yaitu 5 m dari garis gawang. j. Tedangan ke dalam 1. Tendangan ke dalam dilakukan jika bola seluruhrnya telah melampaui garis samping secara menggelinding di atas tanah maupun melayang di udara. 2. Saat melakukan tendangan ke dalam bola harus tepat diatas garis lapangan. k. Tendangan sudut 1. Tendangan sudut dilakukan oleh lawan dari tim yang membuang bola melewati garis gawang. 2. Tim yang melakukan tendangan sudut secara otomatis menjadi tim penyerang. Data Uji Coba Lapangan Berdasarkan evaluasi ahli serta uji coba kelompok kecil langkah berikutnya adalah uji coba lapangan. Uji coba lapangan bertujuan untuk mengetahui keefektifan perubahan yang telah dilakukan pada evaluasi ahli 61 serta uji coba kelompok kecil apakah bahan itu dapat digunakan dalam lingkungan sebenarnya. Uji lapangan dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2011 dan dilakukan oleh siswa kelas IV dan V SD N Undaan Lor 01 yang berjumlah 33 siswa. Data uji coba lapangan dihimpun dengan menggunakan pengukuran denyut nadi dan kuesioner. Berdasarkan uji lapangan siswa lebih aktif dalam begerak, bisa dilihat dari tabel denyut nadi siswa pada uji lapangan, denyut nadi siswa meningkat saat sebelum aktivitas dengan sesudah aktivitas. Berikut tabel denyut nadi dari uji lapangan Table 10. Pengukuran demyut nadi uji lapangan N = 33 Frekwensi denyut nadi kalimenit Jumlah denyut nadi sebelum aktifitas Jumlah denyut nadi sesudah aktifitas 61 - 70 3 - 71 - 80 8 - 81- 90 8 - 91 - 100 7 - 101 - 110 7 - 111 - 120 - 2 121 - 130 - 9 131 - 140 - 15 141 -150 - 7 151 -160 - - Sumber data uji lapangan N = 33 Berdasarkan uji lapangan didapatkan persentase sebesar 86,15 . Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka bermain bola enam gawang ini telah memenuhi kriteria baik, sehingga dapat digunakan untuk siswa kelas IV dan V SD Negeri Undaan Lor 01. Berikut tabel presentase kuesioner siswa 62 Tabel 11. Data uji lapangan N = 33 Soal No Aspek Jawaban Persentase 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Apakah menurut kamu model pengembangan bermain bola enam gawang ini merupakan yang sulit ? Apakah kamu dapat memainkan model pengembangan bermain bola enam gawang ini ? Apakah kamu merasa kesulitan memainkan bola dalam bermain model pengembangan bermain bola enam gawang ini ? Apakah dalam model pengembangan bermain bola enam gawang ini kamu merasa mudah dalam menggiring bola ? Apakah selama bermain bola enam gawang kamu mudah mengoperkan bola kepada teman ? Apakah selama bermain bola enam gawang kamu mudah menerima operan bola dari teman ? Apakah kamu merasa kesulitan untuk mencetak gol dalam bermain bola enam gawang ? Apakah kamu merasa sulit saat menyerang dalam bermain bola enam gawang ? Apakah kamu merasa sulit saat melakukan pertahanan dalam bermain bola enam gawang ? Apakah cara bermain bermain bola enam gawang ini lebih mudah dari bermain bola yang sudah kamu kenal ? Apakah kamu tahu cara bermain model pengembangan bermain bola enam gawang ini ? Apakah kamu tahu perbedaan bermain bola enam gawang dengan bermainbola sesungguhnya ? Apakah kamu tahu tentang peraturan yang ada dalam bermain bola enam gawang ini ? Tidak Ya Ya Ya Ya Ya Tidak Tidak Tidak Ya Ya Ya Ya 72,72 78,78 81,81 69,69 72,72 72,72 72,72 69,69 81,81 96,96 87,87 63 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. Apakah dalam kamu dapat mematuhi peraturan bermain bola enam gawang ? Apakah setiap pemain wajib mentaati peraturan dalam bermain bola enam gawang ini ? Menurut kamu, apakah memainkan bermain bola enam gawang perlu kerja sama dengan teman satu tim ? Apakah dalam bermaian bola enam gawang setiap tim harus selalu kompak ? Apakah kamu tahu tugas wasit dalam bermain bola enam gawang ini ? Apakah seorang wasit akan memberikan teguran kepada pemain yang tidak mentaati peraturan ? Apakah bermain bola enam gawang ini dapat dimainkan oleh semua orang ? Apakah selama ini kamu sering bermain bola ? Apakah kamu merasa gembira setelah mencetak gol dalam bermain bola enam gawang ini ? Apakah kamu senang memainkan bermain bola enam gawang ini ? Apakah kamu semangat dalam memainkan bermain bola enam gawang ini ? Apakah kamu dapat menerima seandainya tim kamu kalah dalam bertanding ? Apakah kamu dapat menghormati lawan bertanding dalam bermain bola enam gawang ? Apabila dalam kamu melakukan pelanggaran, apakah kamu akan segera ininta maaf ? Apakah kamu dapat menerima keputusan dari wasit apabila melakukan pelanggaran dalam ? Apakah kamu ingin bermain bermain bola enam gawang lagi ? Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya 96,96 93,93 90,90 96,96 72,72 81,81 54,54 100 96,96 87,87 96,96 100 100 100 100 90,90 64 30. Apakah kamu mau mengajak teman yang lain untuk memainkan bermain bola enam gawang lagi ? Ya 90,90 Rata-rata 86,15 Analisis Data 1. Analisis Uji Coba Kelompok kecil Pada analisis data hasil uji coba kelompok kecil. Analisis data uji coba Berdasarkan tabel analisis data uji coba kelompok kecil yang diperoleh melalui kuesioner dapat disimpulkan sehagai berikut 1. Aspek kualitas model bermain bola enam gawang didapat persentase 75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek kualitas model bermainbola enam gawang tdah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 2. Aspek memainkan model bermain bola enam gawang didapat persentase 68,75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek memainkan model bermain bola enam gawang telah memenuhi kriteria cukup baik sehingga aspek ini dapat digunakan bersyarat . 3. Aspek menendang bola, didapat persentase 75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 4. Aspek menggiring bola, didapat persentase 75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan bersyarat 65 5. Aspek mengoper bola, didapat persentase 75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria cukup baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 6. Aspek menerima operan bola, didapat persentase 56,25 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria cukup baik sehingga aspek ini dapat digunakan bersyarat. 7. Aspek mencetak gol, didapat persentase 62,5 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria cukup baik sehingga aspek ini dapat digunakan bersyarat. 8. Aspek melakukan penyerangan dalam, didapat persentase 68,75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria cukup baik sehingga aspek ini dapat digunakan bersyarat. 9. Aspek melakukan pertahanan dalam, didapat persentase 56,25 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria cukup baik sehingga aspek ini dapat digunakan bersyarat. 10. Aspek melakukan , didapat persentase 81,25 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 11. Aspek cara bermain, didapat persentase 81,25 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 66 12. Aspek pemahaman , didapat persentase 93,75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 13. Aspek pemahaman peraturan, didapat persentase 75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 14. Aspek mematuhi peraturan dalam, didapat persentase 93,75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 15. Aspek berusaha mentaati peraturan dalam . didapat persentase 93,75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 16. Aspek kerjasarna dalarn , didapat persentase 93,75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka ini telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 17. Aspek kekompakan dalam , didapat persentase 100 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 18. Aspek pemahaman tugas wasit dalam, didapat persentase 75 . Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek ini telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 67 19. Aspek menghormati keputusan wasit, didapat persentase 93,75 . Tendangan Pinalti di Sepak Bola Dalam pertandingan sepak bola, ada saja kemungkinan untuk terjadinya kesalahan baik sengaja maupun tidak disengaja. Ada berbagai macam hukuman dalam sepak bola salah satunya adalah tendangan pinalti. Tendangan penalti diberika jika ada seorang pemain menjatuhkan lawannya baik teckle atau sliding di dalam daerah kotak penjaga gawang kotak 18 karena lebarnya 18 yard atau daerah pertahanan penjaga gawang tim sendiri. Tendangan tersebut dilakukan di titik putih yang berada di dalam kotak penjaga gawang berjarak yard atau yang dikenal di Indoneisa dengan sebutan 12 pas. Titik pinalti ini berhadapan langsung dengan keeper. Berdasarkan pengamatan, tendangan penalti merupakan peluang yang sangat besar kepada pemain yang mengeksekusinya. Pasalnya titik ini termasuk posisi paling dekat dari penjaga gawang dan menariknya pemain lainnya tidak boleh berada diarea sekitarnya di radius 10 Yard 9,15 meter. Walaupun demikan, tak jarang juga yang gagal mengeksekusi tendangan pinalti ini untuk berbuah gol. Termasuk beberapa pemain profesional, entah karena keberuntungan atau penjaga gawangnya yang memang lihai. Ada beberapa peraturan yang harus diperhatikan oleh pemain saat mengambil keputusan diantaranya yaitu peraturan saat menendang bola dan apa saja yang menyebabkan terjadinya tendangan penalti. Yang menyebabkan terjadinya hukuman tendangan penalti adalah pemain bertahan melakukan pelanggaran terhadap lawan di dalam kotak pertahanan penjaga gawang sehingga lawannya terjatuh akibat perlakuan darinya. Selain itu bisa juga karena pemain bertahan selain penjaga gawang memegang bola baik sengaja ataupun tidak pada saat pertandingan handball. Tendangan Pinalti juga diselenggarakan untuk kedua tim untuk menentukan pemenang dari hasil pertandingan yang imbang atau seri walaupun sudah diberikan perpanjangan waktu selama 15 menit x 2 babak. Yang harus dilakukan pada saat Tendangan Penalti adalah Posisi bola harus tepat terletak di titik tendangan pinalti. Pemain pengeksekusi penalti harus diidentifikasi secara cepat Penjaga gawang berada pada garis gawang, menghadap penendang, dan berada di antara dua tiang gawang sampai bola ditendang Para Pemain selain penembak penalti dan kiper harus berada di luar daerah penalti dan dibelakang titik penalti paling sedikit berjarak 9,15 m. Pada saat mengeksekusi tendangan pinalti bisa jadi peraturan tadi dilanggar. Dari peraturan diatas tadi maka ada 4 kemungkinan yang terjadi. Jika Pemain yang melakukan tendangan penalti melanggar peraturan permainan maka Jika bola masuk, tendangan bola tidak masuk gawang, wasit menghentikan permainan dan memulai dan memulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung untuk tim bertahan. Jika penjaga gawang melanggar peraturan perminan, dan bola masuk gawang, gol disahkan. Tetapi jika bola tidak masuk gawang, dilakukan tendangan diulang. Jika teman satu tim dengan penembak peinalti melakukan pelanggaran maka andai bola masuk ke gawang, tendangan diulang namun bola tidak masuk gawang, wasit menghentikan permainan dan memulai menghentikan permainan dan memulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung untuk tim yang bertahan. Jika teman satu tim melanggar peraturan permainan maka andai bola masuk gawang, gol disahkan. Namun jika bola tidak masuk gawang, tendangan diulang Ada peraturan terbaru Versi FIFA tentang tendangan pinalti. Pengeksekusi tendangan pinalti Tidak boleh melakukan tendangan pura-pura. Hal ini dimaksudkan agar penjaga gawang tidak terburu mengambil sikap untuk meghadang laju bola. Aturan ini dikeluarkan dan diberlakukan pada saat piala dunia 2014 di brasil. Pemain yang seolah akan menendang bola akan langsung mendapat kartu kuning. Akan tetapi jika seolah bergerak ketika berlari dibolehkan. Peraturan baru pada hukum nomor 13 tertulis “Berpura-pura bergerak ketika berlari untuk menendang penalti dibolehkan. Namun setelah berlari diklaim sebagai pelanggaran Undang-undang Nomor 14 dan sikap tak sportif di mana pemain harus mendapat peringatan”. Dalam mengatur pola penyerangan dalam permainan sepak bola diperlukan, kecuali A. Kerjasama kemampuan yang tinggi percaya pada orang lain

membuat trik trik di daerah pinalti merupakan tugas